Workstation premium 15,6″ berbahan carbon fiber dan magnesium, dalam kondisi grade A+. Dokumen ini mencatat spesifikasi lengkap unit, laporan kesehatan per komponen, serta hal-hal yang perlu diketahui pembeli sebelum transaksi.
| Komponen | Deskripsi | Catatan |
|---|---|---|
| Processor | Intel Core i5-10400H | 4-core / 8-thread, 45W seri-H. Performanya masih dapat bersanding dengan i7-10750H — lihat bagian Benchmark. |
| Memory | 24GB DDR4-2933 (2 × SODIMM) | Bisa diganti sendiriDua slot SODIMM, dapat diakses melalui panel bawah. Unit aslinya datang dengan 16GB (1 keping); saya tambahkan 8GB ekstra menjadi 24GB. |
| Graphics | Intel UHD (terintegrasi) | Tidak ada GPU dedicated pada konfigurasi ini, hanya Intel UHD. |
| Storage | 256GB SK hynix NVMe (2 × slot M.2) | Bisa diganti sendiriHanya cukup untuk OS — pembeli disarankan menambahkan drive utama yang baru sesuai kebutuhan. |
| Display | 15,6″ 4K UHD IPS · 60Hz · 600 nits · Dolby Vision HDR | Non-touch. |
| Power | Tidak disertakan charger | Kamu akan mendapatkan kompensasi untuk pembelian charger yang bahkan lebih baik dari bawaan (baca lengkapnya di bawah). |
| Biometrics | Windows Hello — Kamera IR + Sidik Jari | Login wajah dan sidik jari berfungsi sepenuhnya. |
| Operating System | Windows 11 Pro · Original | Sudah diinstall ulang dengan Windows bersih. License key tertanam di firmware dan tidak hilang dengan install ulang. Lenovo Vantage (driver) sudah di-update. |
Hampir tidak ada perbedaan visual maupun fungsi dengan unit baru kecuali bagian bawah kiri (lihat detailnya di bawah).
Jarang digunakan. Cycle count dan kesehatan baterai diverifikasi melalui Lenovo Vantage — lihat bagian Baterai.
Tidak ada plastik pada permukaan utama. Kokoh, ringan, dan terasa sejuk saat disentuh.
Panel IPS 600-nit dengan Dolby Vision HDR dan juga Dolby Atmos — konfigurasi yang jarang ditemukan, kebanyakan unit produksi menggunakan panel resolusi lebih rendah.
Suhu idle 43–47°C, tergantung suhu ruangan. Kipas tidak akan berjalan di bawah 50°C (silent).
X1 Extreme Gen 3 merupakan salah satu laptop 15,6 inci teringan (1,7 kg) dan tertipis (18,4 mm).
Panel 4K UHD pada unit ini sudah dikalibrasi warna dari pabrik dengan X-Rite Pantone — sesuai PSREF resmi Lenovo untuk konfigurasi display ini.
Tidak ada bekas minyak, tidak mengkilap, tidak pudar. Tombol berwarna putih menunjukkan teruji dan berfungsi. Posisi yang kosong adalah tombol yang memang tidak ada pada model ini (misalnya numpad).
ThinkPad Nipple — Berfungsi (hal pertama yang saya cek :D)




↳ Titik putih di tengah layar adalah kursor mouse :p
Seluruh permukaan diverifikasi — tidak ada dead zone. Tidak ada bekas minyak, tidak mengkilap. Trackpoint dan ketiga tombol fisik di atas trackpad berfungsi dengan baik.
Baterai asli Lenovo bawaan laptop. Cycle masih sangat sedikit karena jarang dipakai. Daya tahan dan kondisi kimia masih dalam batas normal untuk model ini.
Angka Office diukur pada brightness 40% saat pekerjaan dokumen (Google Docs). YouTube diukur dari 100% turun ke 86% setelah 1 jam pemutaran — diekstrapolasi ke ≈ 7 jam total. Daya tahan riil tergantung beban kerja.
Walaupun bukan processor kelas tertinggi untuk X1 Extreme Gen 3, akan tetapi 10400H dapat head to head bahkan mengungguli banyak laptop lainnya dengan processor 10750H. Ini dikarenakan 10400H lebih dingin sehingga dalam jangka panjang tidak mengalami throttling. Processor seri tinggi di laptop ultra-portable biasanya selalu mengalami throttling ketika penggunaan panjang dan akhirnya berakhir sama dengan kelas processor di bawahnya, ini karena laptop tipis tidak memiliki sistem pendinginan yang sebaik laptop tebal. Ini kenapa 10400H merupakan pilihan yang tepat untuk kinerja office dan ringan.
Pada kondisi idle suhu core hanya 47 °C, dan CPU Package di 49 °C. Ini menunjukkan sistem pendinginan dan thermal paste Noctua NT-H2 yang dipasang ulang bekerja dengan baik.
| Atribut | Nilai | Catatan |
|---|---|---|
| Health Status | Good — 100% | Tanpa Critical Warning (00). Tidak ada bad sector atau reallocated block. |
| Drive | SK hynix HFS256GD9TNI-L2B0B · 256 GB | NVM Express 1.3, PCIe 3.0 x4. Firmware 11710C10. |
| Suhu | 35 °C | Dingin saat pengukuran — jauh dari batas thermal NVMe. |
| Power On Hours | 2.104 jam | ≈ 88 hari pemakaian total. Power On Count 430. |
| Total Host Writes | 5.178 GB | Total Host Reads 6.063 GB. Beban tulis sangat ringan untuk NVMe TLC. |
| Fitur | S.M.A.R.T. · TRIM · VolatileWriteCache | Semua fitur perawatan SSD aktif dan didukung. |
↳ Semua foto diambil dalam cahaya alami siang hari, tanpa edit.
Grade A+, hampir mulus sempurna, tapi bukan barang baru. Perbedaan kosmetik kecil dari barang baru mungkin terlihat pada inspeksi dekat.
Dikirim dengan packaging ulang: hanya laptop. Tidak ada box bawaan, manual, atau aksesori lain.
Kamu dapat mencoba produk ini setelah kamu terima sampai maksimal 7 hari. Selama 7 hari ini jika terdapat sesuatu, kamu dapat mengembalikan dan mendapatkan pengembalian dana penuh.
Produk ini juga terlindungi oleh garansi internasional Lenovo yang berlaku di Indonesia. Akan tetapi karena sudah melewati masa garansi, yang bisa kamu lakukan jika pun rusak adalah membeli sparepart asli di Lenovo Indonesia dan mereka akan membantu memasangnya.
Charger bawaan tidak lagi berfungsi dan kamu akan mendapatkan potongan sebesar Rp400.000 (harga 8.000.000 adalah harga setelah potongan ini).
Saran saya adalah menggunakan potongan ini untuk membeli GaN charger (USB-C) 65 watt. Perhatikan bahwa X1 Extreme Gen 3 ini tidak datang dengan GPU dedicated sehingga penggunaan dayanya hanya sekitar 20–65 watt.
Laptop ini dapat diisi dengan charger USB-C dan kamu tidak perlu lagi membawa charger yang besar dan berat.
Tautan Tokopedia charger bawaan: tokopedia.com/nanaparts/adaptor-charger-lenovo-gaming-135w
Cocok untuk konsumsi media (layar 4K Dolby Vision) dan pekerjaan harian profesional di luar pekerjaan kreatif. Tidak direkomendasikan untuk video editing atau rendering 3D level profesional — grafis terintegrasi akan tertatih.
SSD 256GB disertakan hanya agar Windows dapat booting. Pembeli disarankan memasang drive utama baru sesuai kebutuhan — kedua slot M.2 dapat diakses. Jika saya sertakan 1TB bekas, harga akan lebih mahal dan kamu akan ragu apakah SSD masih awet atau tidak.