Tablet bisnis 12,3″ 2-in-1 dengan keyboard folio yang dapat dilepas, prosesor Intel 11th Gen (i5-1140G7) dan layar sentuh FHD+ 3:2. Dokumen ini mencatat spesifikasi lengkap unit, laporan kesehatan per komponen, serta hal-hal yang perlu diketahui pembeli sebelum transaksi.
| Komponen | Deskripsi | Catatan |
|---|---|---|
| Processor | Intel Core i5-1140G7 | 11th Gen "Tiger Lake", 4-core / 8-thread, base 1,8 GHz / turbo hingga 4,2 GHz, cache 8MB. |
| Memory | 16GB LPDDR4x-4266 | Tersolder ke mainboard (dual-channel), tidak dapat di-upgrade — desain pabrik. |
| Graphics | Intel Iris Xe Graphics (terintegrasi) | Shared memory, DirectX 12.1. Iris Xe aktif karena RAM dual-channel. Tidak ada GPU dedicated. |
| Storage | 256GB NVMe · M.2 2242 PCIe 3.0 ×4 | Bisa diganti sendiriSatu slot M.2 2242 (form factor pendek), mendukung hingga 1TB. Karena bentuknya tablet, pergantian sendiri membutuhkan pembongkaran bagian layar. |
| Display | 12,3″ FHD+ (1920×1280) IPS · 3:2 · 400 nits · multi-touch | 100% sRGB, kontras 1500:1, Corning Gorilla Glass 5, anti-reflection & anti-smudge, 10-point touch. Mendukung Lenovo Digital/Precision Pen (4096 level tekanan). |
| Keyboard | Folio keyboard (dapat dilepas) + ThinkPad TrackPoint | Disertakan dua folio keyboard original (satu 100% baru, satu unit lama cadangan). Tidak disertakan pen. |
| Power | Charger USB-C 65W | Diisi via USB-C Power Delivery. Rapid Charge — 80% dalam ±1 jam. Charger yang disertakan 65W. |
| Biometrics | Kamera IR Windows Hello + privacy shutter | Kamera depan 5.0MP + IR (Windows Hello), kamera belakang 8.0MP autofocus. Fingerprint reader tersedia dan berfungsi normal. |
| WWAN (Seluler) | Fibocom L850-GL · 4G LTE Cat 9 | Modem WWAN terpasang & berfungsi — mendukung kartu nano-SIM untuk data seluler. Kecepatan LTE Cat 9 hingga 450 Mbps (unduh). |
| Operating System | Windows 11 Pro · Original | License key tertanam di firmware. |
Tablet ThinkPad penuh + folio keyboard yang dapat dilepas — laptop dan tablet dalam satu perangkat. Berat tablet ±760g, total dengan keyboard ±1,1kg.
Disertakan folio keyboard baru 100% original, plus unit folio lama sebagai cadangan — keduanya original Lenovo. Anda mendapat dua keyboard sekaligus.
Disertai modul WWAN Fibocom L850-GL yang berfungsi — jarang ditemukan aktif pada unit bekas. Artinya kamu bisa memasang kartu SIM (nano-SIM) langsung di tablet ini untuk terhubung ke internet tanpa perlu WiFi.
Sudah re-paste dengan Noctua NT-H2 (premium). Suhu idle core 34–35°C, package 37°C (diukur HWiNFO64). Pendinginan senyap pada beban ringan.
Layar sudah dikalibrasi menggunakan i1 Display Studio. Setelah kalibrasi, Delta E rata-rata hanya 0,07 (maksimum 0,77, RMS 0,15) — jauh di bawah ambang ΔE < 2 yang dianggap akurat secara profesional. Cakupan gamut 97,2% sRGB, 68,5% Adobe RGB, dan 71,2% DCI-P3.
Harga pasaran bekasnya saat ini ±Rp 6.000.000. Unit ini PriLuv tawarkan dengan harga special Rp 2.500.000 — hanya sekitar 10% dari harga barunya yang berkisar Rp 25–30 juta.
Seluruh tombol diuji satu per satu dengan key tester — semua tombol terbaca dan berfungsi normal, termasuk TrackPoint. Kondisi fisik folio keyboard sangat bersih.
Tolong baca baik-baik bagian ini. Sesuai prinsip transparansi PriLuv, terdapat dead pixel di bagian kiri bawah layar dan white spot tepat di sebelahnya. Lihat gambar di bawah ini untuk jelasnya.
Kabar buruknya adalah dead pixel ini permanen dan tidak ada yang bisa dilakukan untuk menghilangkannya selain mengacuhkannya.
Kabar baiknya adalah harga unit ini saya pangkas habis untuk kompensasi hal ini. Tapi kabar baiknya tidak berhenti di situ.
1. Jika kamu pengguna dark theme Windows, maka pada dasarnya dead pixel tersebut hampir tidak akan terlihat dalam penggunaan sehari-hari. Lihat kumpulan foto di bawah ini. Klik untuk memperbesar gambar.



2. Ketika menonton YouTube, dead pixel tepat berada di bawah video — sehingga saat full screen dead pixel tidak akan kelihatan sama sekali. Ini karena rasio layar ini 3:2, sedangkan kebanyakan video YouTube 16:9, sehingga ada black bar di atas dan di bawah. Lihat kumpulan foto di bawah ini.




3. Lihat dua mode keyboard di bawah ini. Mode pertama keyboard rata dengan permukaan; mode kedua keyboard dapat ditempelkan ke layar (ada magnet di belakang layar) sehingga keyboard agak naik dari permukaan.
Mode pertama tidak menghasilkan white spot; mode kedua menghasilkan white spot yang sebenarnya juga tidak terlalu terlihat. Ini karena ketika keyboard menempel kuat, layar mendapat tekanan sehingga muncul white spot.
4. Kebanyakan perhatian di layar tertuju ke bagian tengah, lalu bagian atas. Bagian bawah — apalagi kiri — yang biasanya kosong adalah area yang paling jarang dilihat mata.
5. Saya lagi jualan, jadi take it with a pinch of salt. Akan tetapi jika kamu tim white & bright theme + sedikit OCD — yeah, you're gonna have a hard time not seeing that dot all the time.
Layar unit ini telah menjalani kalibrasi warna menggunakan kolorimeter i1 Display Studio (via DisplayCAL/ArgyllCMS). Kalibrasi menyesuaikan gamma, titik putih (D6500), dan kurva warna panel agar warna yang ditampilkan seakurat mungkin terhadap standar.
Apa itu Delta E? Delta E (ΔE) mengukur selisih antara warna yang ditampilkan layar dengan warna referensi yang benar — semakin kecil semakin akurat. ΔE di bawah 1 sudah dianggap tidak terlihat oleh mata manusia. Hasil verifikasi profil unit ini menunjukkan ΔE rata-rata 0,07 (maksimum 0,77, RMS 0,15) — praktis sempurna dan setara layar kelas profesional. Cakupan gamut terukur 97,2% sRGB, 68,5% Adobe RGB, dan 71,2% DCI-P3.
Perlu diketahui: tidak semua model ThinkPad dikalibrasi dari pabrik — hanya sebagian panel kelas atas (mis. varian 4K/OLED) yang factory-calibrated. Untuk unit yang tidak dikalibrasi pabrik, PriLuv melakukan kalibrasi manual seperti ini sebelum dijual — jadi kamu bisa yakin menerima kondisi layar terbaik dari unit bekas ini.
Catatan: profil kalibrasi ini akan hilang jika kamu melakukan install ulang Windows.
Laptop ini dilengkapi modul WWAN yang aktif — artinya kamu bisa memasang kartu nano-SIM langsung di tablet dan terhubung ke internet lewat jaringan seluler (4G LTE) tanpa perlu WiFi atau tethering dari HP. Fitur ini jarang ditemukan pada ThinkPad bekas karena sebagian besar unit tidak dilengkapi modul WWAN. Screenshot di bawah adalah bukti koneksi LTE aktif (IND TELKOMSEL) langsung dari unit ini.
Sampel direkam langsung dari speaker unit ini. Putar untuk mendengar karakter audio. Tidak ada suara kresek (crackling) atau distorsi, bahkan pada volume 100%. Jack headphone 3.5mm juga berfungsi normal.
BUKTI · BATTERY REPORT powercfg /batteryreport — Design 42.000 mWh · Full charge 36.510 mWh · 167 cycleBaterai Li-Polymer terintegrasi 42 Wh dengan Rapid Charge — 80% dalam ±1 jam (adapter 65W).
Kapasitas penuh terukur 36,5 Wh, 87% dari desain pada 167 cycle — diverifikasi via Windows powercfg /batteryreport.
Uji nyata YouTube: 88% → 73% dalam 1 jam (turun ±15%/jam), setara ±6 jam pemakaian. Pengujian dilakukan dengan memainkan video lagu tanpa berhenti dengan suara. Kecerahan dan volume di-set di 30% dengan mode baterai saver menyala.
Diukur dengan Geekbench 6.7.1 (Windows, AVX2) — hasil Valid. Untuk model yang sama (Lenovo 20UVS07K00), skor unit ini menempati peringkat #2 di dunia untuk single-core (1777) dan peringkat #1 di dunia untuk multi-core (5831). Skor tinggi ini konsisten dengan re-paste Noctua NT-H2 yang menjaga suhu tetap rendah, sehingga CPU dapat mempertahankan turbo lebih lama. Kamu bisa memverifikasi hasil ini langsung di Geekbench Browser.
BUKTI · GEEKBENCH
Suhu idle core 34–35°C, package 37°C (diukur HWiNFO64). Unit sudah re-paste dengan Noctua NT-H2 (premium) — pendinginan senyap pada beban ringan. Suhu yang dingin menandakan tidak ada yang salah dengan sistem pendinginan dan repaste dengan thermal paste premium bekerja dengan baik.
| Atribut | Nilai | Catatan |
|---|---|---|
| Health Status | Good · 93% | Status sehat menurut CrystalDiskInfo — masih ada ±93% masa pakai tersisa. |
| Drive | Toshiba KBG40ZNT256G · 256GB · M.2 2242 | NVMe 1.3, PCIe 3.0 ×4. Fitur S.M.A.R.T., TRIM, VolatileWriteCache aktif. |
| Suhu | 35°C | Suhu drive normal saat pengukuran. |
| Power On Hours | 4.229 jam | Power On Count 661×. Total tulis 9.108 GB, total baca 16.099 GB. |
Walaupun disebut sebagai tablet, akan tetapi ini bukanlah tablet yang kamu kenal. Ini pada dasarnya hanya laptop dengan keyboard yang dapat dipisahkan.
Saya katakan ini karena kalau kamu menggunakan mindset tablet (seperti tablet Android atau iPad) maka kamu akan kecewa. Sebagai contoh, jangan harap setelah pakai kamu sleep, dan besok berharap dapat lanjut lagi. Ketika sleep tanpa dicharge, baterai akan dikuras terus dengan agresif dan tidak sampai 12 jam baterai akan habis walaupun sleep. Ini karena processor yang digunakan adalah processor laptop, bukan mobile phone.
Tapi di sisi lain, karena ini adalah laptop, kamu dapat menggunakannya dengan jauh lebih leluasa — termasuk menginstall Linux, dan menjalankan aplikasi Windows sambil berpura-pura memegang tablet :).
Saya tidak akan merekomendasikan ini untuk dijadikan laptop utama untuk kerja profesional. Karena walaupun processornya tidak seburuk itu, "laptop" ini lebih tipis dari kebanyakan laptop, dan ini berarti thermal headroom-nya tidak sebesar laptop. Jika diajak kerja super keras dalam waktu yang panjang (seperti edit video dan render), X12 akan mulai hangat dan performa sedikit melambat. Tentu saja jika hanya browsing, spreadsheet, dan basic office work, X12 akan baik-baik saja.
Saya sendiri menggunakannya untuk menulis blog ketika di cafe, dan sesekali membawanya ke kamar untuk menonton YouTube jika Galaxy Tab saya sedang habis baterai.
Satu hal yang luar biasa dari X12 adalah keyboardnya yang sangat super. Sangat enak digunakan untuk mengetik panjang, dan jelas tanpa debat — walaupun hanya detachable keyboard yang tipis, tapi lebih baik dari 95% laptop yang ada, dan saya berani debat panjang mengenai hal ini.
Keyboard X12 adalah hasil karya engineering yang luar biasa. Selain pengalaman mengetiknya yang luar biasa, keyboard ini juga memiliki backlight (yang bahkan tidak dimiliki oleh Samsung folio S10+ seharga 2 juta lebih) dan fingerprint (mind blown). Sebagai cherry on top, kamu tetap dapat menggunakan TrackPoint.
Sedihnya, Lenovo berhenti membuat X12. Tapi saya masih berharap suatu saat nanti X12 lahir kembali dengan layar 2K OLED, keyboard detachable yang sama hebatnya, dan mungkin fanless — sehingga lebih tipis dan bisa menjadi tablet yang sesungguhnya.
Oh… karena saya sangat suka dengan keyboardnya, saya beli lagi yang baru langsung dari Lenovo, dan saya akan berikan keduanya untuk kamu. Anggap saja satu sebagai spare ketika terjadi emergency.
Unit ini kami beri Grade C karena cacat kosmetik yang jujur kami sampaikan: terdapat dead pixel permanen di kiri bawah layar beserta white spot di sebelahnya, serta bingkai/body bagian kiri atas yang pernah retak dan sudah kami rekatkan kembali dengan J-B Weld. Layar tidak retak sama sekali. Di luar hal-hal tersebut, seluruh fungsi unit (keyboard, trackpad, kamera, WWAN, port, speaker, baterai) diuji dan berjalan normal. Detail lengkap ada di bagian Laporan Kesehatan dan Foto Fisik di atas.
Disertakan dua folio keyboard original (satu baru langsung dari Lenovo, satu unit lama sebagai cadangan) dan charger USB-C 65W. Lenovo Pen tidak disertakan. Unit dikirim tanpa box original.
Kamu dapat mencoba produk ini setelah kamu terima sampai maksimal 7 hari. Selama 7 hari ini jika terdapat sesuatu, kamu dapat mengembalikan dan mendapatkan pengembalian dana penuh.
X12 Detachable diisi sepenuhnya melalui USB-C Power Delivery. Charger yang disertakan 65W.
Intel Iris Xe terintegrasi — baik untuk kerja kantor, browsing, dan media. Bukan untuk video editing berat atau rendering 3D profesional.
RAM tersolder ke mainboard dan tidak dapat di-upgrade. Storage memakai M.2 2242 (form factor pendek, bukan 2280) — pastikan beli ukuran yang benar bila ingin upgrade.